“Mmmh.. Bokep Sambil berbaring mereka membentuk posisi enam sembilan dan terdengar duet alunan merdu. “Yumul..” hanya itu yang keluar dari mulutku tak tahu apa lanjutan kalimatnya. Demi masa depan, orang tuaku setuju dan menitipkanku di rumah temannya yang kebetulan anaknya, Budi, adalah teman sekelasku, sehingga aku menghabiskan kelas tiga SMU seribu kilometer jauhnya dari keluarga yang kucintai.Kamar kost-ku tidak berada di ruang utama bangunan, tetapi cukup strategis untuk memonitor penghuni dan tamu yang keluar masuk rumah itu. Lehernya yang jenjang menyatu dengan pundaknya yang lebar. “Yumul..” hanya itu yang keluar dari mulutku tak tahu apa lanjutan kalimatnya. Kukatakan bahwa mie instanku tertumpah. “Yumul sudah tidur, tadi pulang diantar Mas Wadi,” kataku ketika mereka menanyakan Yumul.Keesokan harinya kudengar Yumul seharian mengurung diri di kamarnya dan hanya sesekali keluar




















