“Ayo Nida buatkan air minumnya dong” perintah Mas Arif me-nyuruh istrinya, Mbak Nida.Aku menolak dengan halus,
“Ah nggak usah Mas, saya sebentar aja koq, ada urusan”
“Oh baiklah kalau begitu, sekali lagi terima kasih ya”Aku tersenyum mengangguk, kulihat Mbak Nida tidak jadi membuat minuman. Itu dilakukan cukup lama.Aku sedikit keheranan kenapa Mas Arif tidak melakukan genjotan, tidak mendorong-dorong pinggulnya ? Bokepvcs Sesekali Mbak Nida tertawa cekikikan. Aku membongkar beberapa koleksi Vcd pornoku, memilih salah satunya yang aku anggap paling bagus, Vcd porno dari Indonesia sendiri, lalu membungkusnya dengan kertas merah jambu.Kemudian sambil membawa bungkusan Vcd itu, aku menuju ke kamar tetanggaku, mengetuk pintu,“Assalamu’alaikum” aku mem-beri salam. “Mas…….saya ingin bicara se-bentar” kataku mulai membuka percakapan.Mas Arifpun menoleh dan menghentikan pekerjaannya.




















