Kami menjadi lebih sering keluar hanya berdua saja. Sepanjang jalan kami banyak bercerita, atau lebih tepatnya aku yang lebih banyak bercerita, Terutama tentang aku dan teman SLTA-ku yang bernama Opay. Video bokep Aku langsung membuka mulutku, menerimanya. “Ngapain kok kasar?”Seperti disiram air sedingin es, Fung tersadar. Entah itu sekadar jalan-jalan, window shopping, internet surfing, makan bareng, atau bahkan berolahraga berdua diakhir minggu. “Kalo ngga, ngapain pake acara ngebalas segala?” geramnya. Aku ingin tahu lebih banyak mengenai dunia ini. Kan jauhan?”Aku tidak menyadari bahwa dia telah membelokkan mobilnya.“Gak, lah. Sepertinya aku mendorongnya tepat pada saat dia menggigit bibirku.Setelah sadar dari keterkejutannya, Fung mencengkram bahuku dan menekanku ke jok kursi mobilnya.“Ada apa ini?” kemarahan terbersit dalam nada suaranya.




















