Tapi jawaban yang kudengar membuatku kecewa dan jengkel.“Gakpapa sayang, sebentar aja”. Aku hampir lupa kalau ada pacarku yang menungguku. Bokep Sebenarnya wajahku gak cantik-cantik amat, banyak yang mengira aku keturunan Arab. Kutarik tangan pacarku sambil menangis memohon pertolongan. Nama Teguh. Akupun mengangguk dan menurutinya.“kamu duduk disini dulu ya, aku mau pinjam kamar dulu dama Teguh” lanjut pacarku.Pacarku kemudian menemui Teguh yang berada di kursi dalam, mereka berbisik-bisik dan terlihat Teguh menganggukan kepalanya sambil melihat kearahku. Dalam perjalanan pulang aku asih membayangkan kenikmatan yang kuraiah sambil dalam hatiku berkata,“Hanya Teguh cowok yang bisa puasin aku, mending aku berpacaran denganya TEguh aja dan memutuskan pacarku”. Akupun mengangguk dan menurutinya.“kamu duduk disini dulu ya, aku mau pinjam kamar dulu dama Teguh” lanjut pacarku.Pacarku kemudian menemui Teguh yang berada di kursi




















