Setelah minum teh, aku segera pamit. ya iya lah.. Bokepvcs Pikirku. Waktu baru menunjukkan jam 7 malam, aku cukup merinding di rumah sendirian. “Mimpi basah??” gumamku. ketiaknya bu Bambang kok banyak bulunya” jawabku seadanya. “Di rumah juga sepi, pak Bambang baru pulang dua hari lagi. Kedua kakinya dibuka sehingga pangkal pahanya terlihat jelas. Belum aku menenangkan diri, wanita itu kemudian melepas BH yang dipakainya dan tersembulah buah dada wanita itu yang lumayan besar meski sudah agak turun. Salahnya juga membeli barang ke rentenir. Tanyaku balik. Iseng saja aku mampir ke rumah Anto, salah seorang temanku yang rumahnya juga tidak terlalu jauh dari rumahku. “Heh, liatin apa!” hardik bu Bambang yang mengagetkanku. Beberapa saat kemudian wanita itu bangkit. Aku hanya tersenyum.




















