Lagian, gaya pacaran aku dan rina sudah kayak suami istri, setiap ada kesempatan pasti ngentot. Dengan kecewa aku pun batal untuk check in di hotel itu. Bokep Tapi aku tetap menunggu jawaban dari maya room serivice. Ketika pintu kamar ku buka, aku melihat maya dengan tas di pundaknya, celinguk ke kiri dan kanan tidak ada siapapun di sampingnya “mana mba?”
Maya tidak menjawab, dia masuk ke kamarku, ada sedikit dongkol dalam hati, birahiku seakan takan tersalurkan. Satu wanita dan satu pria melayaniku dengan sopan. Alasannya, biar aku gak macam-macam. ada deh mba buat tutup mulut”
“emang ceweknya mana?”
“ya nyari dulu di luar, atau mba punya chanel kasih tahu saya, tapi yang cantik”
Gadis Room service rupanya mengerti maksudku, .




















