namun pompaan ini belum berhenti, ia masih mersakan sebuah benda tumpul menusuk nusuk vagiananya, bahkan kini ia merasakan dadanya seolah terhimpit benda berat, tapi ia merasa dapat sedikit menggerakan tubuhnya. Bokepvcs vian terlompat kaget , memandangi ke sekeliling kamar, tak ada siapapun kecuali dirinya, jendela kamarnya tertutup dan tirainya belum dibuka ( Vina kembali heran..bukannya jendela itu tadi terbuka ). reaksi tubuh Vina berlawanan dengan reaksi otak Vina, tubuhnya terlihat menanggapai rangsangan2 tersebut, namun suara2 dalam kepalanya tetap berontak. dia mengeluarkan nafas panjang , saat jari jarinya meluncur pelan di bibir vaginanya, sesekali ia merintih perlahan. entah mengapa ia merasa enggan membuang cermin itu, walau sebagain suara dalam pikirannya menyruhnya untuk menyingkirkan cermin itu. ia sendiri tak bisa bergerak, bahkan untuk membuka matapun ia tak bisa.




















