Tidak ada jendela dan cahaya dari luar. Aku harus pasrah aja diapain sama mereka.“Nmghh… nngghhhh… Uhh..ngmmmhhh..” Akhirnya aku hanya bisa melenguh-lenguh gak jelas.Teman-teman pak Jun yang berjumlah 4 orang itu kemudian mendekatiku. Bokepvcs Namun aku harus keluar dari sini bagaimanapun caranya. Sisa makanan yang ada di lambungku keluar semua karena aku yang tidak hentinya muntah-muntah. Kenapa ya… mungkin itu memang takdir kamu” jawabnya santai lalu pergi dari ruangan ini.Aku kembali menangis tersedu-sedu. Tapi entah kenapa, sesaat aku tadi horni melihat gadis itu meronta kehilangan nyawanya.“Hehehe, bagus sekali Mita… kamu berbakat… Nah… sekarang kamu lanjutkan… keluarkan organ dalamnya” suruh pak Jun kembali lanjut menciumi dan menggerepeku.“O..oke…” jawabku.Begitulah, pak Jun terus menggerepeku dan mengajakku berciuman saat aku melakukan intruksinya.




















