“Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku. Bokep Berjam-jam mereka bergiliran menusukkan penis mereka di vagina dan anusku. “Iya sayang…”, jawab Herman memanjakannya. Kepalaku masih pusing, penyakitku sudah sangat menyiksa diriku, kembali aku memuntahkan sesuatu yang cair dan bau. “Iya sayang, yang rajin ya”, jawabku. Setelah minum obat, aku pun terlelap di kasur yang sudah dibersihkan oleh dokter tua itu. “Aku akan ikut kamu selamanya”, aku memberikan sebuah pernyataan yang cukup membuat Alex kaget. Dua kali kuacuhkan akhirnya sms pun masuk, ‘GUE TIDAK PEDULI’. “Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku.




















