Dengan cepat kumasukkan kepala burungnya ke mulutku. Bokepvcs Dia meremas kemaluanku. Aku mempersiapkan kostum ini semalaman dibantu Mamaku. Kamu masih perawan, bagaimana bisa hamil..? Dia mengeluselus pantatku dengan lembut, dari batas pinggul ke bawah terus hingga daerah selangkangan. Dari kecil kami selalu main bersama, sekolah di sekolah yang sama dan kadang kala beli baju kembaran. Bagaimana kalau aku sudah tidak perawan..? Lebih lembut. Aku terhenti sejenak.Kemudian Andi berkata kalau aku tidak siap tidak usah. Kalau sakit hati kan persahabatan bisa bubar.Kupikirpikir aku memang keren kok. Rasa burung dan sperma seakanakan mendominasi mulutku sampai agak lama.Kata pertama yang diucapkan Andi waktu aku kembali adalah, Hebatnya kocokanmu, sampai burungku mau lepas..!




















