Jendela kubuka. Video bokep Ah. Come on lets go! Tapi saya gerah.” meloncat begitu saja kata-kata itu.Aq belum pernah berani bicara begini, di angkot dengan seorang wanita, separuh baya lagi. Bergantian Iin kini telentang.“Pijit saya Mas..!” katanya melenguh.Kujilati toketnya, ia melenguh. Aq tdk berani menatap wajahnya. Bodoh, bodoh, bodoh. Aq menanti dengan debaran jantung yg membuncah-buncah. Tapi eh.., seorang penumpang pakai kaos oblong, mati aq. Apa yg aq harus bilang, lho tadi kedip-kedipin mata, maksudnya apa?Mendadak jari tanganku dingin semua. “Ya.”Lalu aq menuju ruang yg kemarin. suara itu lagi, suara wanita setengah baya yg kali ini karena mendung tdk lagi ada keringat di lehernya. Bayar arisan. Iin datang. Ya nggak apa-apa,” katanya menjawab telepon.




















