Pasti jenuh apabila tinggal sendiri diapartemen.“Anggap rumah sendiri Bernas. Bokepvcs Aku hanya bisa menganggukkankepala pertanda ‘iya’.“Pertama kali liat susu cewek yah? Aku kecewa sekali,dan wajahkekecewaanku terbaca jelas oleh tante Ani.Sewaktu aku akan melepas celana dalamkudengan malu-malu,tiba-tiba tante Animencegahnya.“Tunggu Bernas. Ayo kita sambung lagipokernya” ajak tante Ani.Aku pun mulai mengocok kartunya,danpikiranku masih terbayang saat kita berciuman.Aku ingin sekali lagi mencium bibir lembutnya.Kali ini aku menang,dan terang saja akumeminta jatah sekali lagi berciuman dengannya.Tante Ani menurut saja dengan permintaankuini,dan kami pun saling berciuman lagi. Bisa parapembaca membayangkan seberapa besarwarisan kekayaan ibu tiriku.Bagaimana dengan keluarga asliku? Tante dah laper banget,maupingsan dah.”Sambil malas-malasan aku bangun dari sofa.Kulihat tante Ani sedang membenarkan posisiroknya kembali. Mau kan?” pinta tanteAni.“Sippp tante.” jawabku serentak girang.Malam itu aku nginap di rumah tante Ani.Keesokan harinya aku langsung




















