sshh.. Bokep Mungkin kena angin. Mas mau khaann..” kata Fitri.“Mas kan sayang aku,” sambungnya.Kont0lku mengeras dgn perlahan-lahan mendengar permintaan Fitri.“Eee.. Itu soal mudah bagiku. Oh ya, ibuku selain jualan rokok, juga jualan pisang goreng, ubi rebus, kacang goreng, kopi, teh dll.Saat aku sedang istirahat, karena siangnya aku harus sekolah, aku mendengar suara erangan dari kamar sebelah kanan. sshh..”Kuremas-remas kedua susunya. Maass sakiitt. Menjilat? ayo dong jangan diliatin aja. Enaakk banget Fittt..” kataku sambil terengah-engah.Lalu dia melihat ke kont0lku.“Lho, Mas kok jadi kecil siich..” tanyanya heran.“Nggak tau kenapa,” sahutku.Kemudian kurangkul dia dan kupeluk sambil kucium pipinya. Makin ke bawah kulihat pahanya yg putih mulus, makin deg-degan aku. Dia tersentak dan mendesah,“Ya.. Creett.. Kami tiduran sambil berangkulan.“Terima kasih Fittt. Belum berfikir yg lain, tiba-tiba ada rasa aneh di kont0lku,




















