Saat itulah tiba-tiba aku melihat sebuah kepala muncul dari balik buku yang kupegang.“Nia?” seruku tak percaya. Bokepvcs Matanya terpejam. Kuakui aku masih buta melakukan hubungan seksual, kalau peting sih sering. “Ssshh.. lampunya..” Nia berkata setengah tertahan. “Ray.. Nia mencondongkan kepalanya. “Ray.. “Nia.. Raayy!” seru gadis itu tak kalah sengit. aku juga minta maaf..” Akhirnya siasat ini memang tak pernah gagal.Nia diam saja saat aku membalikkan tubuhku dan mengecup bibirnya. “Ngga ah.. “Halo..?” nada suaraku terdengar penuh emosi. Kamu?”
Lalu Nia bercerita tentang bagaimana ia setelah lulus SMU, berangkat ke Jakarta untuk meneruskan kuliah D1 di sebuah universitas negeri di sana. Nia diam saja saat kumasukkan tangaku ke dalam bajunya. Monyet!Kuulurkan tanganku mengangkat gagang telepon yang barusan berbunyi keras sekali di pinggir kepalaku.

















